Home / Headline News / Kuwu dan BUMDes Ciperna Tetap Semangat Galakkan Ketahanan Pangan Meski Akses Jalan Terbatas

Kuwu dan BUMDes Ciperna Tetap Semangat Galakkan Ketahanan Pangan Meski Akses Jalan Terbatas

Ciperna – Semangat mendukung program ketahanan pangan terus ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Ciperna bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), meskipun menghadapi keterbatasan akses jalan menuju lokasi usaha. Akses menuju kandang ayam petelur dan lahan tanaman jagung saat ini hanya dapat dilalui melalui jalur masuk Jalan Tol Palikanci.

Kuwu Desa Ciperna, Gunawan, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan desa saat ini meliputi peternakan ayam petelur dan pertanian jagung. Jumlah ayam petelur yang dikelola mencapai kurang lebih 500 ekor dan setiap harinya mampu menghasilkan telur sekitar 15 hingga 20 kilogram.

“Selain ayam petelur, kami juga mengembangkan tanaman jagung yang saat ini sudah mulai berbuah,” ujar Gunawan.
Namun demikian, keterbatasan akses jalan menjadi kendala utama dalam operasional program tersebut. Proses pengangkutan pakan ternak hingga distribusi hasil telur menjadi sulit karena harus melalui jalur keluar masuk Jalan Tol Palikanci.

“Kami cukup kesulitan membawa pakan untuk ayam dan menjual hasil telur, karena satu-satunya akses saat ini harus melalui jalur tol,” jelasnya.
Gunawan berharap adanya perhatian dan kebijakan dari pihak terkait, khususnya pengelola Jalan Tol Palikanci, untuk dapat memberikan akses jalan khusus bagi aktivitas pertanian dan peternakan desa.

“Kami berharap ada kebijakan dari pihak Jasa Marga agar diberikan akses jalan keluar masuk yang layak, demi kelancaran program ketahanan pangan dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.(Ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *