
KOTA CIREBON, (Selasa, 10/3/2026), – Meskipun tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dan harus bekerja di bawah terik matahari, Babinsa Kelurahan Pulasaren, Serka Wawan Hermawan tetap menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya. Ia melaksanakan pengawalan dan pendampingan kegiatan panen padi milik warga binaannya sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan di wilayah serta Swasembada pangan Nasional.

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada panen padi milik Bapak Maman dengan luas lahan sekitar ± 2 hektare. Lahan persawahan tersebut ditanami padi varietas lokal Jengger yang saat ini telah memasuki masa panen.
Dari hasil ubinan yang dilakukan di lokasi panen, diperoleh hasil sebesar 3,7 kilogram. Berdasarkan perhitungan konversi, hasil produksi padi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 5,9 ton per hektare dalam bentuk Gabah Kering Panen (GKP) dan sekitar 4,9 ton per hektare dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG).
Adapun hasil panen padi tersebut rencananya akan dijual ke Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram, sehingga diharapkan dapat memberikan keuntungan yang baik bagi petani serta mendukung stabilitas stok pangan.
Serka Wawan Hermawan mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa kepada para petani merupakan bagian dari tugas TNI dalam membantu meningkatkan ketahanan pangan serta memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian mereka.
“Walaupun sedang menjalankan ibadah puasa, kami tetap berupaya hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan dan dukungan kepada para petani agar hasil panen dapat berjalan dengan baik dan maksimal,” ujarnya.
Kegiatan panen dan pendampingan tersebut berlangsung di area persawahan Kelompok Tani (Poktan) Sipanggang Jaya, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan lancar. (pendim0614)*




